follow

Pemeliharaan DOC Seterusnya

  • Pemberian makan dan air minum sudah mulai diberikan secara teratur dan terjadwal semenjak DOC datang.
  • Setelah bibit ayam berumur satu minggu, Lingkaran pembatas mini pada kandang diperlebar agar sesuai dengan ukuran ayam saat itu.
  • Ketia ayam berumur lebih dari satu minggu, pemanas/indukan hanya dihidupkan pada malam hari hingga pagi saja, agar nantinya pada umur 2 atau 3 minggu ayam sudah beradaptasi atau terbiasa lepas dari indukan.
  • Setelah anak ayam berumur 10 hari hingga 2 minggu, tempat makan berbentuk nampan/baki harus di ganti dengan tempat pakan berbentuk tabung bulat atau kotak memanjang, atau bila memang ada bisa menggunakan tempat makan gantung otomatis.
  • Pemberian makanan bisa dilakukan secara full-feeding (tanpa pembatasan) atau secara terbatas (sesuai dengan porsinya saja).
  • DOC ditempatkan secara terpisah atau memilih kandang tersendiri yang jauh dari kandang ayam dewasa dengan tujuan agar DOC tidak mudah terinfeksi bibit penyakit yang bisa saja tidak mampu menyerang ayam dewasa, namun dengan mudah bisa menyerang ayam yang masih sangat muda. Perlakuan lainnya adalah peternak juga tidak disarankan untuk mencampurkan ayam yang berbeda umur maupun strain (keturunan) kedalam satu kandang.
  • Jumlah anak ayam yang dimasukkan ke tiap kandang harus diatur agar tidak terlampau sesak atau melebihi kapasitas kandang. Perbandingan jumlah anak ayam menurut umur adalah sebagai berikut : umur 0-2 minggu : 15-16 ekor/m; umur 2-4 minggu : 12-13 ekor/m; dan 1-6 minggu : 10 ekor/m.
  • Suhu pemanas indukan diatur agar suhunya stabil. Untuk ayam umur 1 minggu suhunya 81-95 F atau 33-35 C. Umur 2 minggu 84-90 C atau 29-32 C. Umur 3 minggu 73-80 F atau 23-27 C.
  • Setelah ayam berumur diatas 2 sampai 3 minggu, tidak lagi memakai pemanas/indukan. Semenjak itu pula, suhu lingkungan yang ideal bagi ayam diturunkan menjadi antara 19-26 C, atau menyesuaikan suhu kandang yang digunakan asalkan tidak lebih tinggi dari 26 C.
  • Sediakan lampu tempel minyak tanah yang akan digunakan bila sewaktu-waktu listrik mati.
  • Program pencegahan penyakit dan vaksinasi sudah dimulai sejak hari pertama DOC didatangkan atau semenjak minggu pertama DOC didatangkan atau semenjak minggu pertama. Sebagai contoh, pada umur 1-4 hari anak ayam sudah bisa diberikan vaksin ND, dan pada umur 7-9 hari bisa diberikan vaksin gumboro melalui tetes mata dan air minum.
  • Pada saat pemberian vaksin, mulai sehari sebelumnya hingga sehari sesudahnya (total tiga hari) anak ayam diberi antibiotik dicampur dengan vitamin dan mineral yang dimasukkan kedalam air minum. Hal tersebut juga dilakukan pada saat terjadi perubahan suhu yang terlalu ekstrem.
  • Pada umur 3-5 hari, diberi feed-supplement yang mengandung vitamin dan mineral.
  • Umur 5 hari dan seterusnya, anak ayam diberi tambahan vitamin dan mineral kedalam air minumnya.
  • Umur 6 hari dan seterusnya, anak ayam diberi obat pencegah coccidiosis ( penyakit berak darah) seperti sulfaquinoxaline atau amprolium dengan dosis 0,1% dan diberikan lewat air minum. waktu pemberiannya 3 hari berturut-turut lalu berhenti 2 hari, dan diberikan lagi selama 3 hari berturut-turut, dan begitu seterusnya hingga ayam berumur 2 minggu.
  • Umur 5 minggu diberikan antibiotik untuk mencegah serangan atau infeksi penyakit tertentu.

KOKSIDEX adalah bubuk yang larut dalam air mengandung kombinasi Amprolium dan Sulfaquinoxaline, ditambah vitamin K3. Kombinasi semacam ini efektif untuk membasmi parasit yang menyebabkan Coccidiosis (kotoran bernoda darah), yang terletak baik di dalam atau di caeca usus kecil ayam.

Kombinasi Sulfaquinoxaline dan bekerja di Amprolium sinergi, memungkinkan KOKSIDEX untuk bekerja langsung ke target. Coccidia KOKSIDEX mempengaruhi metabolisme dalam dua cara. Sulfaquinoxaline menindas para amino asam benzoat (PABA) kegiatan yang sangat penting untuk pembentukan asam folat, sementara bertindak atas Amprolium awal generasi pertama schizonts dan merozoits. Vitamin K3 harus diberikan secara berkesinambungan dalam jumlah yang memadai untuk mendukung biosintesis prothrombin yang sangat penting untuk pembentukan pembekuan darah normal berikut cedera pembuluh darah untuk menangkap perdarahan dan mencegah perdarahan terus-menerus selama Coccidiosis penyakit.

By Chintya with 0 comments

Leave a Reply

Anda tidak punya ID khusus untuk berkomentar? Gunakan pilihan Name/URL, kotak URL bisa Anda kosongi Jika tidak punya blog atau situs. Sebagai pencari informasi sampaikan pendapat Anda apa saja mengenai Pemeliharaan DOC Seterusnya.
Komentar Anda mencerminkan pribadi, berkomentarlah yang baik. Terima kasih.