follow

Program Vaksinasi

Vaksinasi diartikan sebagai suatu aktivitas memasukkan agen penyakit (virus, bakteri, atau protozoa) yang telah dilemahkan ke dalam tubuh ayam.

Dengan melakukan upaya ini, tingkat antibodi di dalam darah ayam yang divaksinasi akan meningkat sesuai dengan agen yang telah dimasukkan. Akibatnya, ayam akan memiliki kekebalan tubuh yang tinggi dalam melawan penyakit.


Penanganan Ayam Mati dan Kotoran Ayam

Aspek yang sering dilupakan para peternak adalah manajemen penanganan ayam mati. Ayam mati sering dibuang begitu saja. Padahal, ini bisa menjadi sumber penyakit dan pencemaran jika tidak terkelola denganbaik. Berikut ini beberapa cara penanganan ayam yang mati.

- Pembakaran : Merupakan cara yang paling disarankan karena penyebaran penyakit bisa dihindari. Di samping itu,abu hasil pembakaran bisa dimanfaatkan untuk pupuk. Ayam mati bisa dibakar dalam alat pembakar (incenator) dengan bahan bakar kayu bakar atau sekam.

- Penguburan : mengubur ayam yang mati dalam tanah merupakan cara yang paling banyak digunakan. Namun, cara ini harus memerhatikan kedalaman lubang dan tempatnya harus jauh dari sumber air. Kelemahan cara ini adalah jika lubang tidak cukup dalam, bisa menjadi sumber pencemaran, menyebarkan penyakit, dan menimbulkan bau. Bahkan, bangkai ayam bisa digali hewan lain, misalnya oleh anjing atau kucing.

- Bangkai ayam diproses untuk bahan pakan ternak. Perusahaan peternakan ayam yang cukup besar dan modern mempunyai bagia khusus untuk menangani ayam mati. Perusahaan tersebut akan mengolahnya lebih lanjut menjadi pakan ternak (animal feed) sebagai salah satu sumber protein. Pakan tersebut digunakan untuk anjing (dog food), kucing (cat food), ikan (fish food), dan tepung daging (meat mill).

Penanganan kotoran ayam tidak kalah pentingnya. jika tidak dikelola dengan baik, kotoran ayam bisa menjadi sumber penyakit dan tempat perkembangbiakan bakteri, cacing, protozoa, dan lalat. Selain itu, kotoran ini akan menjadi sumber pencemaran udara dan air. Untuk menhindari hal-hal tersebut, kandang ayam harus selalu dalam keadaan kering, bersih, dan tidak berdebu. Setelah ayam dipanen, kotoran ayam harus segera dikumpulkan dan dibawa ke luar area peternakan. Kotoran ayam dapat dimanfaatkan untuk pupuk kandang, pakan ternak, atau sumber energi.

Vaksinasi merupakan salah satu cara yang paling sering dilakukan untuk mencegah timbulnya penyakit di suatu kawasan peternakan ayam. Meskipun begitu, program vaksinasi tidak ada yang baku antara satu peternakan dengan peternakan lainnya. Tidak hanya jenis vaksin yang beragam, tetapi program vaksinasinya pun bermacam-macam. Sebagai acuan dasar, semua program vaksinasi sebaiknya disesuaikan dengan sejarah penyakit di wilayah peternakan tersebut.

*Lanjutkan membaca mengenai Tipe-tipe Vaksin

By Chintya with 0 comments

Leave a Reply

Anda tidak punya ID khusus untuk berkomentar? Gunakan pilihan Name/URL, kotak URL bisa Anda kosongi Jika tidak punya blog atau situs. Sebagai pencari informasi sampaikan pendapat Anda apa saja mengenai Program Vaksinasi.
Komentar Anda mencerminkan pribadi, berkomentarlah yang baik. Terima kasih.