follow

Tata Laksana Pemanenan

  1. Waktu pemanenan
  2. Sebagai catatan, harga ayam ras pedaging siap potong di indonesia biasanya dibedakan atas kategori berat badan hidup, yaitu: 0,8-0,9 kg; 1,0-1,19 kg, 1,2-1,29 kg; 1,3-1,39 kg; dan 1,4 kg ke atas. Namun, saat ini sebagian besar peternak ayam broiler menjual ayam produksinya dalam umur 5-6 minggu dengan bobot tubuh hidup rata-rata antara 1,4 kg hingga 1,6 g. Sedangkan sebagian peternak kecil menjual di atas bobot hidup tersebut atau di bawahya. Untuk pemanenan yang akan dijual hidup (tidak dipotong), maka setidaknya seminggu sebelum ayam dijual. pemberian segala macam obat-obatan termasuk antibiotik harus dihentikan dengan tujuan untuk menghindari efek residual atau masih terdapatnya sisa-sisa obat-obatan tersebut di dalam daging ayam yang tentu saja akan tidak baik bagi kesehatan manusia bilamana mengonsumsinya. Selain itu, 12 jam atau minimal 8jam sebelum dijual hidup (juga bila dijual dalam bentuk sudah dipotong) ayam sudah tidak diberi ransum lagi, tapi hanya diberi air minum. Tujuannya agar ayam tidak terkontaminasi oleh pakan (termasuk baunya), dan bilamana akan dipotong tidak menghasilkan kotoran yang terlalu banyak. Waktu pemanenan sebenarnya fleksibel, atau bisa dilakukan kapan saja. Namun, akan lebih baikbila ditangkap pada waktu pagi-pagi benar atau malam hari agar ayam tidak begitu stres. Untuk penangkapan saat malam hari, usahakan penerangan memakai lampu redup.
  3. Cara Penangkapan dan Penimbangan
  4. Cara penangkapannya adalah dengan memegang kakinya secara perlahan-lahan, kemudian dipegang bagian dadanya dan ayam ditarik ke atas. Saat menangkap ayam, sebaiknya hindari menangkap dengan memegang salah satu sayapnya terlebih dahulu karena ayam akan berontak dan akibatnya sayap ayam akan rusak atau memar dan ayam menjadi stres. Setelah ditangkap, kedua kaki ayam diikat dengan tali agar bisa ditimbang secara berkelompok (sekitar 4-5 ekor bersamaan) dan dicatat bobot hidupnya, karena harga jual ayam broiler akan dihitung per kilogram berat badan waktu hidup. Dari proses penimbangan inilah nantinya kan diketahui seberapa besar hasil produksi yang diraih, dan nantinya juga akan menentukan seberapa besr keuntungan bersih yang bisa didapatkan. Setelah ditimbang, ayam kemudia dimasukkan ke dalam boks, yakni semacam kotak yang terbuat dari anyaman bambu atau plastik fiber yang mempunyai banyak lubang ventilasi, dimana untuk setiap kotaknya bisa berisi beberapa ekor ayam sekaligus, tergantung ukuran boks tersebut. Boks-boks berisi ayam tersebut kemudian dimasukkan ke dalam bak truk atau lubang ventilasi yang cukup bagi ayam. Setelah selesai ditata, boks-boks berisi ayam tersebut kemudian kan dibawa ke pengepul atau langsung dibawa ke tempat pemotongan ayam. Waktu membawanya biasa dilakukan pada malam hari dengan tujuan untuk menghindari terik atau panasnya suhu udara pada waktu siang hari, dan menghindari lalu lintas pada siang hari yang relatif lebih padat

Tata Laksana Pemanenan

By Chintya with 0 comments

Leave a Reply

Anda tidak punya ID khusus untuk berkomentar? Gunakan pilihan Name/URL, kotak URL bisa Anda kosongi Jika tidak punya blog atau situs. Sebagai pencari informasi sampaikan pendapat Anda apa saja mengenai Tata Laksana Pemanenan.
Komentar Anda mencerminkan pribadi, berkomentarlah yang baik. Terima kasih.